Langsung ke konten utama

POSYANDU


Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu) adalah program kesehatan dasar berbasis masyarakat di Indonesia untuk melayani masyarakat dari semua siklus hidup, terutama ibu hamil, bayi, balita, usia sekolah, remaja, dan lansia. Kegiatan utamanya mencakup pendaftaran, penimbangan, pengukuran, pencatatan, penyuluhan kesehatan, dan pelayanan kesehatan. Tujuannya adalah mempermudah akses pelayanan kesehatan dasar, memberdayakan masyarakat, dan menurunkan angka kematian ibu dan bayi. 

Kegiatan utama

  • Pendaftaran: Kader mendata dan melakukan penapisan risiko, serta mengukur suhu tubuh. 
  • Penimbangan dan pengukuran: Kader bersama tenaga kesehatan melakukan penimbangan dan pengukuran sesuai siklus hidup, seperti berat dan panjang badan bayi/balita, lingkar lengan, atau tekanan darah ibu hamil. 
  • Pencatatan: Hasil pengukuran dicatat, terutama pada bayi dan balita yang dimasukkan ke dalam kurva pertumbuhan di Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA). 
  • Penyuluhan kesehatan: Kader memberikan penyuluhan sesuai dengan sasaran siklus hidup. 
  • Pelayanan kesehatan: Tenaga kesehatan melakukan pelayanan kesehatan dasar. 

Manfaat Posyandu

  • Pemantauan tumbuh kembang anak: 

Memantau pertumbuhan dan perkembangan anak secara rutin untuk mendeteksi masalah kesehatan sedini mungkin dan mencegah stunting. 

  • Pelayanan kesehatan ibu: 

Memberikan pelayanan pemeriksaan kehamilan, suplementasi zat besi dan vitamin, serta penyuluhan kesehatan bagi ibu hamil dan menyusui. 

  • Keluarga Berencana (KB): 

Memberikan pelayanan KB, seperti pendistribusian kondom dan pil KB, serta pelayanan KB lainnya jika tersedia fasilitas dan tenaga terlatih. 

  • Pencegahan penyakit: 

Melalui imunisasi, deteksi dini penyakit, dan edukasi kesehatan. 

  • Pemberdayaan masyarakat: 

Memberikan kemudahan akses pelayanan kesehatan dasar dan melibatkan masyarakat dalam penanganan masalah kesehatan. 

 

Komentar